Pesona Bukit Batu Karst di Timor Tengah Selatan, Kupang

Pesona Bukit Batu Karst di Timor Tengah Selatan KupangDibalik pesona bukit batu karst di Timor Tengah Selatan. Tersimpan potensi batu marmer yang konon berkualitas nomor dua di dunia.

Timor Tengah Selatan memiliki kekayaan alam dan beragam destinasi wisata yang tak kalah menarik dan sayang jika kamu lewatkan. Salah satu yang menjadi favorit adalah destinasi bukit batu kapur, Fatu Nausus.

Fatu Nausus sejatinya adalah bukit batu karst yang menjulang tinggi. Sehingga telah tampak bila kamu tengah berada di daerah Kapan, ibu kota kecamatan Mollo Utara.

Pesona Bukit Batu Karst di Timor Tengah Selatan Kupang

Kamu yang hendak menikmati pesona Fatu Nausus, mesti menyiapkan diri dan berangkat lebih awal untuk mendapatkan momen yang lebih menakjubkan dengan suasana pagi hari yang sejuk.

Pesona Bukit Batu Karst di Timor Tengah Selatan Kupang

Wisata Timor Tengah Selatan
Fatu Nausus ini berdiri di dalam destinasi wisata bernama Fatumnasi. Selain Fatu Nausus, didalamnya terdapat pula destinasi lain yang tak kalah menarik yang biasa diisi oleh pengunjung yang sedang berlibur dan bermain bandar ceme bersama keluarga.

Kamu perlu bersabar sebab jalan yang mesti disusuri untuk menuju Fatu Nausus belum sepenuhnya baik,. Infrastruktur di kanan kiri tak cukup menunjang untuk menuju destinasi wisata yang menakjubkan ini.

Pintu gerbang di kawasan wisata Fatu Nausus ini terdiri dari atas potongan-potongan kayu dengan pagar yang dibuat sederhana dari batang-batang pohon yang ada.

Kamu kemudian perlu menyusuri jalan sekitaran beberapa puluh meter dahulu dari pagar untuk sampai kebawah bukit karst ini.

Pesona Bukit Batu Karst di Timor Tengah Selatan Kupang

Sesampainya disana, kamu akan mendapati pemandangan bukit yang didingnya tegak lurus licin. Dinding ini lurus licin bukan dibentuk oleh alam tapi oleh tangan manusia melalui teknologi yang dimilikinya.

Baca Juga : Alasan Ilmiah Mengapa Perjalanan Berangkat Terasa Lama

Bukit yang terpotong tegak lurus ini hasil dari eksplorasi perusahaan tambang marmer. Bukit-bukit karst yang menjulang ini dipuja dan dijaga. Karena masyarakat setempat menganggap keberadaanya memberikan kehidupan bagi sekitarnya dan juga dipuja oleh para pebisnis.

Bukan oleh karena kemistisannya namun lebih kepada nilai ekonominya. Dibalik batu-batu terjal inilah tersimpan potensi batu marmer yang konon berkualitas nomor dua di dunia.

Pesona Bukit Batu Karst di Timor Tengah Selatan Kupang

Bekas lokasi upacara adat

Pesona Bukit Batu Karst di Timor Tengah Selatan Kupang

Selain bernilai ekonomis dan memiliki pesona yang luar biasa menakjubkan. Fatu Nausus di Timor Tengah Selatan ini dulunya digunakan oleh masyarakat Mollo untuk melakukan upacara-upacara adat.

Lokasi disini bersejajar dengan hutan yang mampu menjadi penopang kehidupan. Air-air hujan yang tertahan dan mampu menghasilkan kehidupan dengan adanya mata air bagi daerah yang dibawahnya.

Baca Juga : Surga Tersembunyi Birunya Kolam Air Terjun Waimarang

Namun, dibalik kemegahan dan keindahannya. Fatu Nausus rupanya menyimpan kepedihan sejak loksi ini berubah menjadi tambang marmer yang dikomersialisasi.

Masyarakat terpecah menjadi dua antara yang pro dan kontra dengan tambang.Akhirnya memang kawasan ini telah ditinggalkan perusahaan tambang, namun bukan dengan cara yang mudah.

Ada perjuangan yang cukup lama dan keberanian yang harus terus dikorbankan agar masyarakat mau saling bahu membahu dalam satu penolakan pertambangan ini. Dan kemudian menjadikannya sebagai destinasi wisata menakjubkan yang bisa dinikmati bersama.

Alasan Ilmiah Mengapa Perjalanan Berangkat Terasa LamaSaat berangkat, biasanya selalu ada pertanyaan “Kok nggak sampai-sampai ya?” Kemudian, saat pulang ada rasa terkejut “Lho, kok sudah sampai?”

Perjalanan berangkat kerap kali terasa lebih lama dibandingkan saat kita telah menuju rumah dan pulang. Fenomena umum yang biasa dirasakan ini biasa disebut dengan naman return trip effect.

Ketika kita tengah travelling dan hendak melakukan perjalanan ke suatu tempat. Biasanya kita merasakan sensasi menggebu dan antusias sekali dalam mempersiapkan segala sesuatunya.

Saat berangkat, biasanya selalu ada pertanyaan “Kok nggak sampai-sampai ya?” Kemudian, saat pulang ada rasa terkejut, “Lho, kok sudah sampai?”.

Alasan Ilmiah Mengapa Perjalanan Berangkat Terasa Lama

Padahal jarak dan waktu tempuh untuk perjalanan pulang dan berangkat itu sama. Tak perlu merasa aneh, sebab fenomena ini merupakan hal umum dan bisa dijelaskan secara ilmiah.

Penjelasan ilmiah perjalanan berangkat yang terasa lama

Alasan Ilmiah Mengapa Perjalanan Berangkat Terasa Lama

Perjalanan berangkat yang terasa lebih lama ini rupanya diakibatkan oleh kondisi pikiran dan psikologis. Mengutip laman jelajahpagi.com ilmuwan telah meneliti fenomena ini dan menyebutnya sebagai “return trip effect”.

Baca Juga : Pesona 6 Lokasi Wisata Terkenal di Kediri

Alasan Ilmiah Mengapa Perjalanan Berangkat Terasa Lama

Peristiwa ini biasanya terjadi saat kamu pergi ketempat baru yang belum dikenal. Atau saat kamu pergi kesuatu tempat yang belum pernah dilalui sebelumnya.

Saat melakukan perjalanan berangkat ke suatu tempat, otak akan cenderung lebih fokus untuk mencerna dan menghapalkan rute yang ditempuh.

Saat sedang fokus, otak akan memberikan pemahaman bahwa waktu terasa berjalan lebih lambat. Sementara, saat melakukan perjalanan pulang dengan rute yang sama, otak sudah lebih mengenali rute yang dilalui dan kondisi sekitar.

Baca Juga : Surga Tersembunyi Birunya Kolam Air Terjun Waimarang

Hal inilah yang membuat otak merasa tidak perlu lagi terlalu fokus menghapalkan rute. Sehingga waktu juga akan terasa berjalan lebih cepat.

Return trip effect

Alasan Ilmiah Mengapa Perjalanan Berangkat Terasa Lama

Fenomena “return trip effect”  ini lebih jarang terjadi, bila kamu melalui rute yang biasa dilalui. Selain itu, ada pendapat berbeda yang mengatakan fenomena “return trip effect” bisa terjadi.

Yakni, saat berangkat kesuatu tempat, kita sudah memperkirakan waktu tiba di tempat tersebut. Namun, ternyata di jalan ada hal-hal yang membuat perkiraan waktu tersebut salah.

Baca Juga : Aplikasi Daring Khusus Turis Labuan Bajo Diluncurkan

Satu diantara hal yang membuat perkiraan waktu tiba ini meleset adalah terjebak macet. Hal ini membuat kita terus-terusan melihat jam untuk mengecek apakah kita akan sampai ditempat tujuan tepat waktu.

Sehingga menyebabkan kita merasa perjalanan yang ditempuh terasa lebih panjang. Sementara untuk pulang, perjalanan terasa lebih pendek. Ini karena kita tidak lagi memperkirakan kapan kita akan sampai dirumah.

Surga Tersembunyi Birunya Kolam Air Terjun Waimarang

Surga Tersembunyi Birunya Kolam Air Terjun WaimarangDestinasi ini “ditemukan” 2015 lalu oleh seorang bocah kecil. Bocah desa Watuhadang yang bernama Erikson Hapu Hamapinda Kamanula yang menemukannya.

Rasanya setiap langkah di Bumi Sumbawa menjadi hal yang begitu mengesankan. Tak hanya pantai-pantainya yang memukau, ada satu lagi yang tak boleg terlewat jika kamu mengunjungi wilayah timur Sumba.

Berlokasi di Desa Watuhadang, Kecamatan Umalulu, Sumba Timur, air terjun Waimarang menjadi salah satu destinasi ytang mencuri hati para traveller.

“Ditemukan ” oleh bocah 13 tahun

Surga Tersembunyi Birunya Kolam Air Terjun Waimarang

Air Terjun Waimarang “ditemukan” 2015 lalu oleh salah seorang bocah desa Watuhadang bernama Erikson Hapu Hamapinda Kamanula.

Dilansir Jelajahpagi.com, bocah berusia 13 tahun ini tak sengaja temukan pemandian bidadari ini kalah berburu babi hutan bersama kakak dan pamannya. Tak temukan babi hutan, jauh ditengan hutan, Erik dan pamannya malah temukan air terjun dengan kolamnya yang masih sangat alami.

Baca Juga : Destinasi Wisata Di Pulau Bintan Yang Harus Kamu Kunjungi

Oleh sang paman, air terjun ini kemudian ia foto dan ia unggah ke laman sosial media. Alhasil, kini banyak orang yang mengetahui keberadaan air terjun Waimarang.

Surga Tersembunyi Birunya Kolam Air Terjun Waimarang

Air jernih warna tosca

Surga Tersembunyi Birunya Kolam Air Terjun Waimarang

Pantulan air berwarna hijau kebiruan atau tosca akan membayar lelah kamu selama perjalanan. Rasainya ingin segera mengarungi segarnya kolam alami Waimarang ini.

Baca Juga : Aplikasi Daring Khusus Turis Labuan Bajo Diluncurkan

Meskipun air terjunnya tidak terlalu tinggi, namun debit air yang mengalir terbilang cukup deras. Di air terjun ini, terdapat tiga tingkatan.

Surga Tersembunyi Birunya Kolam Air Terjun Waimarang

Kolam pertama adala kolam yang tak terlalu dalam dengan kedalaman sekitar 1-2 meter. Di kolam kedua, dengan kedalaman sekitar empat meter.

Kola ini jugalah yang menjadi favorit para pengunjung. Karena selain tempatnya yang lebih eksotis, pengunjung juga bisa melakukan jump cliff.

Sementara kolam ketiga terletak di balik tebing kolam kedua. Untuk mencapainya, pengunjung harus meniti tebing di kolam kedua. Kolam ketiga ini memiliki kedalaman yang cukup dalam, yakni sekitar 5-6 meter. Bagaimana? Siap Bertualang lagi?

Baca Juga : Jalur Baru Yang Wajib Dicoba Pendaki di Gunung Prau

Surga Tersembunyi Birunya Kolam Air Terjun Waimarang

Akses lokasi ke Air Terjun Waimarang
Seperti halnya juga destinasi tanah sumba lainnya, para turis akan disambut dengan medan offroad dan sabana luas yang akan memanjakan mata. Jika beruntung, kamu akan mendapati kuda-kuda liar yang sedang “nyemil” di padang rumput.

Surga Tersembunyi Birunya Kolam Air Terjun Waimarang

Dari ibukota Sumba Timur, Waingapum kamu perlu menempuh perjalanan sekitar 2 jam untuk mencapai tempat parkir terdekat. Setelah itu, kamu perlu melakukan trekking selama kurang lebih 30 menit. Sebelum menempuh perjalanan, jangan lupa siapkan amunisi dan perangkat yang memadai.

Lebih baik kenakan sandal gunung, karena medan yang dilalui sedikit terjal. Jangan khawatir kepanasan, karena medan menuju air terjun berupa hutan rindang yang dan asri. Adanya tebing-tebing tinggi di sekeliling makin menambah suasana alami sepanjang perjalanan.

Biaya masuk : free (kecuali untuk biaya parkir mobil sebesar 10.000 dan motor 5.000)
Lokasi : Desa Watuhadang, Kecamatan Umalulu, Sumba Timur.

Aplikasi Daring Khusus Turis Labuan Bajo Diluncurkan

Aplikasi Daring Khusus Turis Labuan Bajo DiluncurkanAdanya fitur ini diharapkan bisa memudahkan warga dan turis Labuan Bajo. Dalam melakukan pengaduan terkait keadaan darurat yang tiba-tiba terjadi.

Turis Labuan Bajo kini bisa memanfaatkan aplikasi daring atau online yang telah resmi diluncurkan oleh Kepolisian Resort Manggarai Barat. Aplikasi yang dikhususkan untuk para turis tersebut bertajuk Komodo Police Online.

Komodo Police Online ini merupakan aplikasi yang terhubung telepon genggam dan bertujuan bagi turis untuk bisa langsung mengakses pengaduan terkait keamanan. Aplikasi ini menghubungkan seluruh informasi tanggap darurat dan kepariwisataan dalam satu aplikasi seluler.

Kontak-kontak penting yang tertera dalam aplikasi tersebut mulai dari Basarnas, Call Center Polsre Manggarai Barat, Polisi Perairan, Pos Angkatan Laut, Rumah Sakit. Dan Kantor Keasyanbandaran, hingga Pos Polisi atau Polsek terdekat.

Baca Juga : Pasca Gempa Jalur Pendakian Gunung Rinjani Telah Dibuka Kembali

Peruntukan aplikasi daring ini tak hanya bagi turis Labuan Bajo, melainkan juga warga setempat yang bermukim di wilayah tersebut.

Aplikasi Daring Khusus Turis Labuan Bajo Diluncurkan

Pada aplikasi daring tersebut, terdapat beberapa fitur yang bisa melengkapi ketika turis maupun warga hendak melakukan pengaduan.

Aplikasi Daring Khusus Turis Labuan Bajo Diluncurkan

Salag satu fitur-fitur yang disediakan, yaitu fitur Panic Button. Fitur ini adalah tombol darurat yang terhubung dengan seluruh anggota Polres Manggarai Barat.

Berbagai situasi darurat bisa dilaporkan semudah dengan menekan Panic Button. Seketika tombol panik ditekan, maka lokasi dan kejadian darurat yang dilaporkan bisa langsung terdeteksi.

Baca Juga : Jalur Baru Yang Wajib Dicoba Pendaki di Gunung Prau

Adanya fitur ini diharapkan bisa memudahkan warga dan turis Labuan Bajo dalam melakukan pengaduan terkait keadaan darurat yang tiba-tiba terjadi. Perlu diperhatikan juga bahwa kita juga mesti bijak dalam menggunakan fitur-fitur tersebut.

Aplikasi Daring Khusus Turis Labuan Bajo Diluncurkan

Selain fitur keamanan, aplikasi daring ini juga dilengkapi dengan informasi pariwisata. Seperti ramalan cuaca dan pasang surut air laut serta informasi kepengurusan surat-surat penting.

Baca Juga : Pesona Bukit Pasir Sumalu Serupa Gurun Sahara Yang Menghitam

Pelayanan yang ada dalam fitur-fitur tersebut terkait pula dengan registrasi online untuk pelayanan SIM, STNK, SKCK, hingga izin keramaian masyarakat.

Dalam aplikasi, masyarakat bisa mengisi terlebih dahulu formulir permohonan untuk kemudian ketika datang ke Polres tinggal melampirkan berkas-berkas yang dibutuhkan.

Sementara pada fitur keamanan Komodo Police Online, warga maupun turis Labuan Bajo cukup mengunggah foto KTP, foto diri dan mendaftarkan nomor telepon terlebih dahulu untuk bisa mengakses aplikasi terbaru ini.

Jalur Baru Yang Wajib Dicoba Pendaki di Gunung Prau

Jalur Baru Yang Wajib Dicoba Pendaki di Gunung PrauMelewati  jalur baru pendakian Gunung Prau via Igirmranak. Kamu akan disambut dengan terowongan semak belukar nan instagenik.

Jalur baru pendakian Gunung Prau via Igirmranak sudah bisa dicoba oleh pendaki gunung. Kamu yang sering menggunakan jalur pendakian Patak Banteng yang terkenal itu bisa mengalihkan jalur pendakian lewat Igirmranak.

Jalur ini telah diresmikan oleh Pihak Perhutani sebagai pengelola Gunung Prau.
Jalur Baru Yang Wajib Dicoba Pendaki di Gunung Prau

Jalur baru pendakian Gunung Prau ini memiliki puncak bernama Roto Dowo. Dipuncaknya kita bisa mendirikan tenda karena areanya sangat luas dan mampu menampung kurang lebih sepuluh tenda pendaki gunung.

Jalur Baru Yang Wajib Dicoba Pendaki di Gunung Prau

Jalur Baru Yang Wajib Dicoba Pendaki di Gunung Prau

Untuk bisa melalui jalur Igirmranak, kamu cukup membayar tiket masuk sebesar Rp.10.000,- saja.

Lokasi jalur pendakian via Igirmranak ini lokasinya di Desa Igirmranak, Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Jalur ini merupakan jalur sisi tenggara yang masih asri dan sepi.

Baca Juga : 5 Negara Yang Cocok Untuk Merantau Ke Luar Negeri

Melewati jalur ini, kita juga akan bertemu dengan spot cantik dan menarik, yakni terowongan akar-akaran yang bisa kamu jadikan tempat foto-foto. Untuk kamu yang belum pernah melewati jalur ini bisa mencobanya sesekali.

Sementara itu, selain menggunakan jalur Igirmranak, kamu juga bisa melewati 6 jalur pendakian Gunung Prau lainnya. Berikut ini daftarnya.

Jalur Baru Yang Wajib Dicoba Pendaki di Gunung Prau

1. Jalur Pendakian Gunung Prau via Patak Banteng
Jalur ini merupakan jalur favorit para pendaki. Selain jarak tempuh yang pendek, juga berada tepat di tepi jalan raya. Kamu cukup naik angkutan umum dari Wonosobo dengan membawa tas carrier.

Maka kamu sudah pasti akan direkomendasikan untuk melalui rute ini. Basecamp ini terletak di Desa Patak Banteng, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo.

Baca Juga : Pesona Bukit Pasir Sumalu Serupa Gurun Sahara Yang Menghitam

2. Jalur Pendakian Gunung Prau via Kali Lembu
Jalur pendakian ini akan bertemu dengan jalur Pendakian dari Dieng Wetan dan Dieng Kulon. Rute ini lebih landai daripada rute Patak Banteng. Basecamp Kali Lembu tidak berada jauh dari basecamp Patak Banteng.

Jalur Baru Yang Wajib Dicoba Pendaki di Gunung Prau

Basecamp ini terletak di Desa Kali Lembu, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo. Berada di atas desa Patak Banteng jika kamu datang dari Wonosobo.

Jalur Baru Yang Wajib Dicoba Pendaki di Gunung Prau

3. Jalur Pendakian Gunung Prau via Dieng Wetan
Basecamp Dieng Wetan beralamatkan di Desa Dieng Wetan, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo. Merupakan jalur pendakian favorit karena dekat dengan objek Wisata Dieng.

Baca Juga : Fakta Suku di Amerika Yang Tinggal di Dalam Grand Canyon

Lokasi basecamp berdekatan dengan penginapan yang banyak tersebar di lokasi Wisata Dieng. Kamu juga bisa menyiapkan logistik disini, karena dekat dengan pusat perbelanjaan.

4. Jalur Pendakian Gunung Prau via Dieng Kulon (Dwarawati)
Ada yang menyebutnya dengan rute Dwarawati, karena memang terletak dekat dengan Candi Dwarawati. Bila kamu hendak menuju ke lokasi basecamp ini, cara termudah adalah dengan mencari objek wisata Candi Dwarawati. Terletak di Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara.

5. Jalur Pendakian Gunung Prau via Campurejo
Jalur ini jarang diketahui karena baru dibuka oleh rekan-rekan Swambin Jungle Trekking Club. Basecamp Pendakian Gunung Prau via Campurejo ini terletak di Desa Campurejo, Kecamatan Tretep, Kabupaten Temanggung.

6. Jalur Pendakian Gunung Prau via Wates
Pendakian Gunung Prau via Wates, jalur pendakian termasuk dalam kategori landai. Sehingga waktu tempuh bisa sekitar 3 jam untuk jarak sekitar 4,7KM. Basecamp Wates terletak di Desa Wates, Kecamatan Wonoboyo, Kabupaten Temanggung.

Pesona Bukit Pasir Sumalu Serupa Gurun Sahara Yang MenghitamBukit Pasir Sumalu ini memiliki penampilan yang cantik. Dengan gradasi warna hitam ke abu-abuan. Cocok jadi alternatif wisata alam di Toraja.

Belum banyak yang tahu destinasi bernama Bukit Pasir Sumalu di Toraja Utara, Sulawesi Selatan ini. Tapi jangan salah, keindahannya bisa bikin feed instagram kamu jadi luar biasa. Karena destinasi ini menawarkan keindahan pemandangan yang cantik bak gurun sahara yang menghitam.

Memang beda dengan Gurun Sahara yang identik berwarna kuning keemasan. Karena disini kamu hanya bisa berfoto dengan bukit pasir hitam keabu-abuan yang meliuk liuk.

Lokasi Bukit Sumalu

Pesona Bukit Pasir Sumalu Serupa Gurun Sahara Yang Menghitam

Untuk bisa sampai ke destinasi ini, kamu perlu sedikit berjuang karena harus melalui jalanan naik turun yang sedikit rusak. Lokasinya cukup terpencil di Lembang Rantebua Sumalu. Tepatnya di dusun Buntu Rondo, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan.

Baca Juga : 10 Film Hotel Horor Sepanjang Masa Awas Jangan Nonton Sendirian

Pesona Bukit Pasir Sumalu Serupa Gurun Sahara Yang Menghitam

Kamu harus melalui rute Rantepao sekitar 25 km atau 1 jam perjalanan dengan kendaraan lalu 30 menit untuk berjalan kaki.

Disarankan jika kesini ketika musim hujan lebih baik datang menggunakan sepeda motor, karena jalanannya cukup rusak parah.

Baca Juga : Fakta Suku di Amerika Yang Tinggal di Dalam Grand Canyon

Pesona Bukit Pasir Sumalu Serupa Gurun Sahara Yang Menghitam

Alternatif destinasi selain melihat Rumah Adat Toraja

Pesona Bukit Pasir Sumalu Serupa Gurun Sahara Yang Menghitam

Sesampainya di Bukit Pasir Sumalu ini, kamu bisa merasakan keindahan alam yang luar biasa. Ini merupakan salah satu alternatif untuk kamu yang ingin merasakan wisata alam di Tana Toraja. Sehinga perjalanan kamu makin lengkap, mulai dari wisata judi bandar ceme, wisata sejarah, culture, hingga alam.

Disini, tekstur pasir tampak seperti kerikil kecil menumpuk dan membentuk bukit kecil. Yang menarik adalah penduduk setempat mengatakan bahwa jika kita menginjak kerikil, permukaan akan berubah tetapi akan dengan cepat kembali tanpa jejak. Hal tersebut terjadi karena angin yang berhembus menghapus jejak kita.

Pesona Bukit Pasir Sumalu Serupa Gurun Sahara Yang Menghitam

Gradasi warna bukit ini sangat cantik. Kamu bisa melihatnya dari kejauhan atau dari drone. Warnanya memberikan ilusi hitam keabu-abuan.

Untuk kamu yang berencana untuk datang ke Toraja, kami sarankan untuk datang kesini juga. Dijamin kamu tidak akan menyesali perjalanan wisata alam di Tana Toraja ini.

Fakta Suku di Amerika Yang Tinggal di Dalam Grand Canyon

Fakta Suku di Amerika Yang Tinggal di Dalam Grand CanyonSiapa sangka di Amerika masih ada suku tertinggal. Dimana suku tersebut masih mempercayai peninggalan nenek moyang mereka. Kenalkan, inilah suku Havasupai.

Kabar menarik datang dari Amerika. Siapa sangka di negara adi daya seperti Amerika masih terdapat daerah terpencil yang pengiriman pesannya dilakukan dengen keledai?

Siapa sangaka jika ada wilayah di Amerikan yang orang-orangnya masih begitu mempercayai peninggalan nenek moyang mereka? Kenalkan, inilah suku Havasupai, salah satu suku asli yang hidup di Amerika. Dan berikut adalah fakta menarik mengenai suku tersebut.

Jalur yang terlupakan

Fakta Suku di Amerika Yang Tinggal di Dalam Grand Canyon

Kurang lebih 5,5 juta orang datang mengunjungi Grand Canyon setiap tahunnya. Namun jarang yang menyadari bahwa jurang raksasa ini adalah rumah bagi komunitas kecil di pelosok Amerika. Jauh 3.000 kaki di dalam Grand Canyon, tinggallah suku Havasupai. Suku asli Amerika yang tersembunyi di Supai, Arizona.

Terletak sejauh delapan mil dari jalan raya terdekat. Supai menjadi wilayah paling pelosok diantara 48 negara bagian lainnya di Amerika Serikat. Untuk mencapai pusat perbelanjaan terdekat, kamu perlu menempuh jarak 160 mil jauhnya. Segala kebutuhan sehari-hari umumnya diantarkan dengan kuda atau helikopter.

Fakta Suku di Amerika Yang Tinggal di Dalam Grand Canyon

Hanya bisa dijangkau dengan helikopter

Fakta Suku di Amerika Yang Tinggal di Dalam Grand Canyon

Satu-satunya cara untuk menjangkau wilayah Supai adalah dengan menggunakan helikopter. Jika tak ingin menggunakan helikopter, kamu bisa menempuh jalan darat dengan keledai atau mendaki melewati batu-batu tinggi dan curam di Grand Canyon.

Baca Juga : Destinasi Luar Biasa Indah Namun Dilarang Untuk Dikunjungi

Dilansir BBC Traverl, sakin terpencilnya wilayah ini, bahkan proses pengiriman suratnya masih dilakukan dengan kereta keledai setiap harinya. Pernahkah kamu membayangkan bahwa hal ini terjadi di Amerika?

Fakta Suku di Amerika Yang Tinggal di Dalam Grand Canyon

Namun, jika kamu ingin melihat keajaiban Shangri La ala Arizona, kamu bisa mengambil Rute 66 di Peach Springs. Ikuti jalan yang mengarah ke 67 Hualapai Hilltop dan turuni tebing. Kamu akan menemukan salah satu keajaiban dan rahasia Grand Canyon.

Salah satu oasis paling indah dengan paduan air terjun dan tebing berusia dua juta tahun. Sebuah pemandangan yang jarang kamu temukan di muka bumi. Dan siapa sangka, di dalamnya, hiduplah orang-orang suku Havasupai.

Kurang dari 1000 penduduk

Fakta Suku di Amerika Yang Tinggal di Dalam Grand Canyon

Pai berarti orang, dan Havasupai berarti orang-orang yang tinggal di air berwarna tosca. Masyarakat suku Havasupai atau Havasu Baaja sekarang ini memiliki 650 anggota, dengan 450 diantaranya di wilayah Supai.

Semua anggotanya menggunakan bahasa asli suku tersebut lebih dari 25 tahun. Tahun 1975, Presiden Ford akhirnya memberikan 185 kilometer persegi lahan, dan akses untuk 95km persegi lahan di National Park Service.

Masyarakat Havasupai sekarang juga diakui oleh pemerintah Amerika Serikat sebagai salah satu suku nasional yang berhak mengatur urusan rumah tangga mereka.

Fakta Suku di Amerika Yang Tinggal di Dalam Grand Canyon

Alami sejarah panjang

Fakta Suku di Amerika Yang Tinggal di Dalam Grand Canyon

Sebelum kedatangan orang-orang Eropa, Suku Havasupai pernah memperluas wilayah teritorinya hingga 1.600 kilometer persegi. Namun, karena kekayaan tambang dan mineralnya, mulai menarik orang-orang perbatasan dan pemerintah.

Baca Juga : 10 Film Hotel Horor Sepanjang Masa Awas Jangan Nonton Sendirian

Hal ini semakin menyudutkan keberadaan masyarakat Havasupai. Dan pada masa dimana suku-suku asli di Amerika digusur dari tanah-tanah mereka oleh pemerintah, masyarakat Havasupai berperang untuk hal legal dan warisan nenek moyang mereka.

Sejak Presideng Roosevelt menetapkan Grand Canyon sebagai bagian dari National Park Service pada tahun 1919. Banyak kemudian dari orang-orang Havasupai yang menjadi pekerja di wilayah tersebut sekaligus melobby pemerintah untuk tetap mempertahankan wilayah mereka.

Fakta Suku di Amerika Yang Tinggal di Dalam Grand Canyon

Seperti bukan di Amerika

Fakta Suku di Amerika Yang Tinggal di Dalam Grand Canyon

Sewaktu kamu berkunjung ke wilayah Supai, kamu akan melupakan bahwa daerah ini juga masuk dalam salah satu negara bagian Amerika. Malah, kamu akan merasa berada di belahan bumi lain selain Amerika.

Tak ada jalan-jalan besar dengan orang berlalu lalang, tak ada macet, tak ada mobil dan kendaraan umum. Satu-satunya macet yang ada yakni karena penduduk mencoba menggiring keledainya melewati jalan berdebu di bawah Grand Canyon.

Terdapat beberapa warung kopi, tempat bermain bandar ceme, sekolah, rumah ibadah, serta kantor pos yang dikelilingi oleh rumah-rumah warga masyarakat asli. Penduduk disini masih bercocok tanam, menganyam kerajinan tangan, seperti apa yang telah diajarkan oleh pendahulu-pendahulu mereka.

Jadi salah satu tujuan wisata

Fakta Suku di Amerika Yang Tinggal di Dalam Grand Canyon

Selain keagungan Grand Canyon yang menjulang tinggi dan gagah ditempatnya. Kini para turis bereksplorasi lebih dalam ke wilayah Supai. Hari ini, lebih dari 20.000 pengunjung mendaki dan mencoba menjelajahi Supai lebih lanjut.

Kamu dapat pula menempuh perjalanan menggunakan helikopter. Dan setiap helikopter yang masuk haruslah mendapat persetujuan dari badan Persatuan Suku Havasupai. Bagaiman? Sudah tak sabar ingin mencoba bertemu dengan Suku Havasupai?

10 Film Hotel Horor Sepanjang Masa Awas Jangan Nonton Sendirian

10 Film Hotel Horor Sepanjang Masa Awas Jangan Nonton Sendirian Rekomendasi film hotel horor ini bisa menemani Halloween kamu.

Mendekati momen Halloween, rasanya akan lebih lengkap jika traveller menikmatinya dengan menonton film-film bertema hotel horor. “Bad Times di El Royale” adalah film hotel horor terakhir yang rilis selama tahun ini.

Lalu apa saja ya film horor lainnya yang layak untuk ditonton mendekati momen-momen menakutkan Halloween ini?

FandangoNOW, salah satu perusahaan penjualan tiket Amerika telah mensurvei lebih dari 1.000 penonton bioskop dan bertanya film manan yang menampilkan peninapan paling mengerikan sepanjang masa. Berikut rekomendasinya.

10 Film Hotel Horor Sepanjang Masa Awas Jangan Nonton Sendirian

10 Film Hotel Horor Sepanjang Masa Awas Jangan Nonton Sendirian

1. Overlook Hotel (“The Shining”)
The Shining adalah film horor 1980 bertema hotel yang disutradarai oleh Stanley Kubrick. Ini merupakan film yang didasarkan sebuah novel 1977 Stephen King The Shining yang menceritakan tentang pemuda bernama Jack. Jack dan keluarganya yang pindah ke sebuah hotel terpencil yang menyimpan masa lalu  yang mengerikan.

Baca Juga : Ini Aktifitas Lain Yang Patut Dicoba Saat Liburan di Karimunjawa

Hidup terisolasi, Jack mulai kehilangan kewarasannya, dan hal itu mulai mempengerahui semua anggota keluarganya.

2. Bates Moter (“Psycho”)
Psycho adalah film horor buatan tahun 1960 yang disutradarai oleh Alfred Hitchcock. Film ini menceritakan tentan pembunuh psikotik berjudul sama karya Robert Bloch yang terinspirasi pada kisah nyata.

Cerita berawal dari kaburnya pencuri bernama Marion yang membawa $40.000 dan mampir ke sebuah motel. Tapi ia terbunuh secara misterius di kamar mandi. Lalu ia disusul oleh adiknya yang mencarinya. Cerita makin mencekam dimulai dari sini.

3. Slovakian hostel (“Hostel”)
Ini merupakan film horor yan dirilis pada tahun 2005 yang lalu. Film karya sutradara Eli Roth ini berhasil menghipnotis setiap penontonnya karena cerita yang mengerikan.

Setelah sukses dengan film ini di tahun 2005, ada Hostel Part II yang dirilis pada tahun 2007 dan Hostel Part III pada tahun 2011.

Film ini bercerita tentang dua mahasiswa berpergian di seluruh Eropa, yang menemukan diri mereka dimangsa ileh sebuah kelompok misterius yang menyiksa dan membunuh korban diculik di sebuah hosterl. Patut untuk ditonton.

10 Film Hotel Horor Sepanjang Masa Awas Jangan Nonton Sendirian

4. Dolphin Hotel (“1408”)
Ini merupakan film yang menceritakan tentang penulis novel horor yang keliling Amerika. Suatu hari ia mendapatkan sebuah kartu pos bergambar Hotel Dolphin di New York. Di dalamnya terdapat tulisan “Jangan masuk kamar 1408”. Konon ditempat inilah puluhan orang mati.

10 Film Hotel Horor Sepanjang Masa Awas Jangan Nonton Sendirian

Mike yang penasaran langsung menelepon pihak hotel dan ingin menyewa kamar itu. Namun pihak hotel menolak untuk disewakan. Karena sangat penasaran, ia pun nekat kesana dan bersikeras untuk menginap di kamar tersebut.

5. Kahiki Palms Motel (“The Devil’s Rejects”)
Film ini merupakan karya sutradara spesialis horor slasher Rob Zombie. Film ini merupakan lanjutan dari kisah film House of 1000 Cropses (2003). Kisahnya berpusat pada tiga anggota keluarga Firefly yang diburu sekelompok polisi yang menuntut balas.

Baca Juga : Surga Tersembunyi di Banyuwangi Selain Ijen dan Baluran

Keluarga ini yang sebelumnya membantai korbannya di areal rumah mereka. Kini harus keluar ke jalanan dan melakukan permainan berburu dengan para polisi di sebuah motel. Megerikan sekali.

6. Pinewood Motel (“Vacancy”)
Mungkin Pinewood Motel adalah film yang akan membuat kamu takut menginap di motel atau hotel karena dalam adegan film ini terdapat kejanggalan di dalam motel. Dimana kemistisan dan gangguan terus terjadi.

Banyak yang menyebut, Pinewood Motel merupakan film horor thriller mengerikan sepanjang masa.

10 Film Hotel Horor Sepanjang Masa Awas Jangan Nonton Sendirian

10 Film Hotel Horor Sepanjang Masa Awas Jangan Nonton Sendirian

7. Hotel Excelsior (“The Witches”)
The Witches adalah film horor komedi fantasi Inggris Amerika tahun 1990 yang didasarkan pada novel anak-anak 1983 dengan judul yang sama karya Roald Dahl. Disutradarai oleh Nicolas Roeg dan di bintangi Anjelica Huston, Mai Zatterling, Rowan Atkinson, dan Jasen Fisher.

Seperi dalam cerita aslinya, ceritanya menampilkan para penyihir jahat yang menyamar sebagai wanita biasa dan membunuh anak-anak di Hotel Wxcelsior.

Baca Juga : Destinasi Luar Biasa Indah Namun Dilarang Untuk Dikunjungi

8. Dessert Valley Motel (“Identity”)
Identity mengisahkan tentan sebuah motel yang berada di dekat Lax Vegas. Motel tersebut ternyata menyimpan banyak misteri. Meskipun apabila dilihat sekilas tidak ada yang janggal dengan tempat tersebut.

Namun kejanggalan kemudian tertangkap ketika 10 orang terdampar di sana ketika badai menyerang. Keanehan terus terjadi hingga akhirnya terungkap jika petugas yang berjaga bukanlah pemilik asli.

9. Hotel Artemis (“Hotel Artemis”)
Film Hotel Artemis (2018) mengisahkan tentang rumah sakit rahasia yang dijalankan oleh seorang perawat Los Angeles. Film yang diarahkan oleh Drew Pearce ini menceritakan tentang rumah sakit khusus penjahat di masa tahun 2028.

10 Film Hotel Horor Sepanjang Masa Awas Jangan Nonton Sendirian

10. Europa Hotel (“Don’t Look Now)
Ini merupakan film yang rilis pada tahun 1973 di mana menceritakan tentan sepasang suami istri yang melakukan perjalanan ke Venesia menyusul kematian anaknya yang kecelakaan.

Pada perjalanannya itu, ia bertemu dengan dua saudara perempuan yang mengaku sebagai peramal. Dan memberi tahu mereka bahwa sang putri mencoba menghubungi mereka dan memperingatkan tentang bahaya.

Don’t Look Now mengamati banyak konvensi genre thriller. Film ini berfokus pada psikologi kesedihan dan efek kematian seorang anak pada hubungan. Penggambaran kesedihannya telah diidentifikasikan sebagai luar biasa kuat untuk sebuah film yang menampilkan plot supranatural.

Destinasi Luar Biasa Indah Namun Dilarang Untuk Dikunjungi

Destinasi Luar Biasa Indah Namun Dilarang Untuk DikunjungiNamun rupanya ada beberapa destinasi yang luar biasa indah. Tetapi justru dilarang untuk dikunjungi. Dimana sajakah destinasi tersebut?

Destinasi yang luar biasa indah selalu menjadi incaran traveler, selain bisa menjadi tempat yang asyik untuk melepas penat. Destinasi dengan tempat yang indah juga bisa memanjakan mata.

Panorama alam yang indah selalu memberi pengalaman yang tak biasa. Kita bisa semakin merasa bersyukur melihat keagungan Tuhan atas kekayaan alam Indonesia.

Namun rupanya ada beberapa destinasi yang luar biasa indah tetapi justru dilarang untuk dikunjungi. Dimana sajakah destinasi tersebut? Tengok ulasannya dibawah ini.

1. Distrik Terpencil Vale di Javari, Brasil

Di dalamnya terdapat sebuah suku adat Brasil. Distrik ini terletak di kawasan Amazon dan telah ada selama berabad-abad yang lalu. Melalui sebuah fotografi udara, eksistensi suku ini tidak sengaja terekam. Mereka tampak begitu tidak paham dengan helikopter yang lewat di atas kepala mereka.

Baca Juga : Cerita Mitos Alas Lali Jiwo Gunung Arjuno Jawa Timur

Terdapat 14 suku dalam distrik tersebut. Mereka semua tidak mendapat pengetahuan atau sentuhan dari dunia luar dan modernisasi. Mereka hidup dari bercocok tanam. Untuk keamanan mereka, pemerintah melarang siapapun memasuki kawasan Amazon.

Destinasi Luar Biasa Indah Namun Dilarang Untuk Dikunjungi

2. Pusat operasi darurat di Pegunungan Weather, Virginia

Destinasi Luar Biasa Indah Namun Dilarang Untuk Dikunjungi

Destinasi yang luar biasa indah selanjutnya adalah Pegunungan Weather. Pegunungan Weather memiliki lokasi pengungsian tersembunyi dari pemerintah Amerika Serikat.

Baca Juga : Ini Aktifitas Lain Yang Patut Dicoba Saat Liburan di Karimunjawa

Dibawah pegunungan ini tedapat pusat operasi FEMA, salah satu organisasi pemerintahan untuk menangani bencana atau kiamat.

Lokasi ini memang tidak terlihat secara jelas. Ketika melihat pegunungannya, kita hanya dapat melihat kawasan keamanan serta petugas pengawas.

3. Kubah “kehidupan” Svalbard, Norwegia

Destinasi Luar Biasa Indah Namun Dilarang Untuk Dikunjungi

Di daerah pegunungan dalam Kepulauan Spitsbergen, dengan kedalaman 120 meter. Sebuah lorong dibuat untuk menghubungkan dunia luar dengan sebuah kubah yang disebut Svalbard. Temperaturnya sekitar -18 derajat.

Sampai saat ini, kubah ini masih tidak bisa dijangkau siapapun. Svalbard merupakan penampungan manusia ketika terjadi perang atau kiamat. Lokasi ini dikabarkan akan jadi tempat pembibitan baru bagi manusia usai kiamat.

Destinasi Luar Biasa Indah Namun Dilarang Untuk Dikunjungi

4. Club 33, New Orleans

Destinasi Luar Biasa Indah Namun Dilarang Untuk Dikunjungi

Pada 1967 silam, Walt Disney membangun sebuah klub atau kafe yang mengumpulkan orang-orang terkenal, seperti investor, artis, hingga politikus. Semua orang penting tersebut dikumpulkan dalam satu atap bernama “Club 33”. Banyak orang bingung dengan maksud nama klub tersebut.

Baca Juga : Festival Land of Edelweiss Bromo Siap Digelar November Ini

Lebih misterius lagi ketika ingin memasuki klub ini. Kamu harus memesan 14 tahun sebelumnya. Ya, 14 tahun, kamu tidak salah baca! Selain itu, tiap orang yang ingin masuk harus sudah menyiapkan 10.450 dolar AS atau sekitar Rp.151 Juta per orang dan 27.500 dolar AS atau Rp.396 Juta per organisasi.

5. Pulau Es Vedra, Spanyol

Destinasi Luar Biasa Indah Namun Dilarang Untuk Dikunjungi

Destinasi yang luar biasa indah selanjutnya adalah Pulau Es Vedra. Pulau Es Vedra merupakan bagian dari Kepulauan Balearic, Spanyol. Pulau ini tidak bisa dijangkau sembarang orang karena memiliki medan magnet yang begitu besar, setelah Segitiga Bermuda dan Kutub Utara.

Uniknya, pulau ini terbentuk dari batuan vulkanik secara alami. Jangan sekali kali kamu kepulau ini. Karena medan magnetnya yang sangat besar akan mengacaukan sistem kompas yang kamu miliki.

Ini Aktifitas Lain Yang Patut Dicoba Saat Liburan di Karimunjawa

Ini Aktifitas Lain Yang Patut Dicoba Saat Liburan di KarimunjawaSnorekling di Karimunjawa memang menyenangkan. Tapi Karimunjawa lebih dari itu. Ada banyak aktivitas menarik lain yang patut kamu coba.

Akhir tahun segera datang, libur panjang menanti dan saatnya untuk menghabiskan jatah cuti yang masih tersisa sebelum hangus di tahun depan.

Untuk para pekerja kantoran, Jakarta yang tiap harinya sudah disibukkan dengan kemacetan, kebisingan, polusi. Dan tuntutan kerja yang tinggi, sudah saatnya kabur sejenak. Mencari tempat pelarian yang jauh dari hiruk pikuk kota, tenang, indah, dan menyegarkan badan juga pikiran.

Karimunjawa bisa jadi tempat yang cocok untuk para pekerja kantoran. Selain punya pantai yang luar biasa indah, disini wisatawan bisa berkeliling ke banyak destinasi yang tak melulu cuma pantai saja.

Baca Juga : Destinsai Wisata Antimainstream di Labuan Bajo Yang Harus Dikunjungi

Dan jika Desember ini ada rencana berlibur ke Karimunjawa, maka inilah daftar tempat wisata di Karimunjawa yang harus dikunjungi.

1. Berfoto dan menyaksikan senja di Bukit Joko Tuwo

Ini Aktifitas Lain Yang Patut Dicoba Saat Liburan di Karimunjawa

Bukit Joko Tuwo merupakan salah satu tempat wisata di Karimunjawa yang jadi favorit wisatawan. Dari bukit ini wisatawan bisa menikmati indahnya garis pantai Karimunjawa dari ketinggian.

Saat senja tempat ini punya panorama epik yang sangat cantik. Matahari yang mulai menguning dan tenggelam di antara garis cakrawala bumi. Cantik!

Bukit Joko Tuwo juga menjadi salah satu bukti bahwa tempat wisata di Karimunjawa tak melulu pantai saja. Tapi ada juga pilihan destinasi lain yang tak kalah cantik dan indah.

Ini Aktifitas Lain Yang Patut Dicoba Saat Liburan di Karimunjawa

2. Bermain kano di Bako Lolo

Ini Aktifitas Lain Yang Patut Dicoba Saat Liburan di Karimunjawa

Sering membayangkan duduk di atas kano di perairan yang tenang sambil membaca buku? Siapapun bisa mewujudkan mimpi ni di Bako Lolo Karimunjawa. Bako Lolo merupakan salah satu tempat wisata di Karimunjawa yang berupa laguna dengan air tenang tanpa ombak.

Baca Juga : Festival Land of Edelweiss Bromo Siap Digelar November Ini

Perairan ini dikelilingi hutan bakau yang asri dan rimbun. Udaranya segar dan suasananya begitu tenang. Lokasinya memang belum terfasilitasi dengan maksimal. Tapi wisatawan akan dibantu masyarakat setempat jika ingin menuju tempat ini. Lokasi Bako Lolo berada di sisi barat Bandara Dewadaru dan dekat dengan Pantai Bunga Jabe.

3. Berenang di perairan Pulau Cemara

Ini Aktifitas Lain Yang Patut Dicoba Saat Liburan di Karimunjawa

Pulau Cemara memang sudah sangat terkenal di kalangan wisatawan yang datang ke Karimunjawa. Pulau ini memiliki perairan yang sangat dangkal di sekitar pulaunya. Sehingga kapal yang datang membawa wisatawan pun tak bisa sampai di bibir pantai.

Namun, ini justru jadi hal yang menyenangkan. Wisatawan bisa menuju pantai sambil berenang dan bermain air yang super jernih. Tak jauh dari Pulau Cemara ini juga terdapat pulau kecil lain yang tak berpenghuni. Nama pulau ini adalah Pulau Cemara Kecil, karakternya mirip dengan Pulau Cemara Besar.

Ini Aktifitas Lain Yang Patut Dicoba Saat Liburan di Karimunjawa

4. Menyapa hiu dari dekat di Penangkaran Hiu Pulau Menjangan Karimunjawa

Ini Aktifitas Lain Yang Patut Dicoba Saat Liburan di Karimunjawa

Hiu mungkin memang dikenal sebagai hewan buas dan menakutkan. Namun ada satu tempat wisata di Karimunjawa yang memberikan kesempatan pada wisatawan untuk mengenal lebih dekat bahkan berfoto bersama ikan hiu.

Baca Juga : Menilik Fakta Danau Dendam Tak Sudah Bengkulu

Ya, di Pulau Menjangan Karimunjawa terdapat sebuah penangkaran hiu yang terbuka untuk wisatawan. Disini pengunjung bisa melihat, berfoto dan berenang bersama anakan hiu yang lucu.

Tips: Sebelum berfoto dengan hiu-hiu lucu ini, pastikan bahwa bagian tubuh tak ada yang luka dan berdarah. Jika sedang ada luka dan berdarah (termasuk wanita haid) sebaiknya jangan masuk dalam kolam.

Selain itu pastikan juga untuk menjaga tangan agar tidak membuat gerakan berlebih. Ini dapat memicu hiu mendekat dan mengira kita adalah makanananya.

Ini Aktifitas Lain Yang Patut Dicoba Saat Liburan di Karimunjawa

5. Bersantai di Pantai Tanjung Gelam dengan ikon kelapa miring yang unik

Ini Aktifitas Lain Yang Patut Dicoba Saat Liburan di Karimunjawa

Pantai Tanjung Gelam begitu terkenal karena ikon pohon kelapa miring yang sering jadi tempat berfoto wisatawan. Pohon kelapa ini tumbuh condong ke arah pantai dan memang begitu unik apalagi untuk mengambil beberapa foto.

Tak heran kalau banyak wisatawan yang datang ke sini sekaligus untuk hunting foto di kalapa miring. Pantai ini punya garis pantai yang landai dan airnya cukup dangkal.

Pasir putignya yang lembut membuat tempat ini asyik untuk bermain-main bersama anak-anak. Yang pasti harus tetap dengan pengawasan orang tua.