2 Pendaki Wanita Indonesia Taklukkan Puncak Gunung Denali di Alaska

Spread the love

taruhan bola

2 pendaki mencapai Puncak Gunung Denali. (Foto: Dok. BRI WISSEMU)

Tim The Women of Indonesia’s Seven Summits Expedition Mahitala-Unpar (WISSEMU) berhasil menapakkan kakinya di puncak Gunung Denali yang terletak di Alaska, Amerika Utara, dalam perjalanan yang bertajuk BRI WISSEMU Reaching Denali Summit.
Senin (3/7), kedua pendaki ini memulai perjalanan dari tanggal 19 Juni, hingga akhirnya tim WISSEMU mengibarkan bendera merah putih dan membunyikan angklung di Puncak Denali pada Sabtu, (1/7) pukul 19.40 waktu setempat, atau Minggu, (2/7).
“Terima kasih doanya semua teman teman di Indonesia, perjalanan kita masih jauh, mohon terus doanya. Ini semua kami persembahkan untuk persatuan Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika,” ujar salah satu pendaki Tim WISSEMU, Fransiska Dimitri Inkiriwang, melalui sambungan telepon satelit.
Upaya menuju puncak (summit attempt), menghabiskan waktu 7 jam 40 menit perjalanan untuk berjalan sejauh 4,01 km dengan kenaikan elevasi yang mencapai 901 meter. Perjalanan menuju puncak dari titik terakhir ini pun ditemani cuaca cerah namun angin yang kencang dan suhu udara di Denali yang mencapai -30 derajat Celcius.

taruhan bola

Gunung Denali di Alaska (Foto: Wikimedia Commons)

Untuk mencapai puncak Gunung Denali, Tim WISSEMU telah melalui perjalanan panjang kurang lebih 13 hari terhitung sejak tanggal 19 Juni. Memulai perjalanan dari Denali Basecamp pada 20 Juni, Tim melanjutkan perjalanan ke Camp 1 keesokan harinya. Sebelum akhirnya mencapai High Camp, tim sempat menghabiskan 8 hari di Camp 2 dan Camp 3.
Di setiap camp tersebut tim melakukan load-carry, hal ini dilakukan untuk meringankan beban dan mempercepat pergarakan tim, sekaligus proses aklimatisasi untuk beradaptasi dengan lapisan udara yang semakin tipis di setiap camp.
 

taruhan bola

Keberangkatan Tim WISSEMU menuju Denali (Foto: Dok. WISSEMU)

Musim pendakian Denali kali ini merupakan musim yang cukup sulit bagi para pendaki karena kondisi cuaca dari awal musim yang terus dihantam oleh hujan salju dan juga badai. Dalam pendakian, Tim sempat beberapa kali terkena whiteout, yakni kondisi cuaca di mana hujan salju menyebabkan jarak pandang menjadi kabur sehingga mengaburkan horizon.
Keberhasilan mencapai Puncak Gunung Denali di Amerika Utara ini juga menandakan keberhasilan Tim WISSEMU dalam mencapai puncak ke-enam dari tujuh gunung dalam Track Seven Summits. Dengan ini pula, Tim WISSEMU mencatatkan diri sebagai dua perempuan Indonesia pertama yang menapakkan kakinya di Puncak Gunung Denali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*