Tips mendaki gunung semeru untuk pemula

Spread the love

Sekarang ini, mendaki gunung menjadi aktivitas yang digemari banyak orang,  tidak hanya laki-laki saja yang mendominasi,  akan tetapi banyak perempuan yang mulai menyukai aktivitas outdoor ini. Pemandangan alam yang keren dan tantangan mencapai puncak tertinggi, menjadi alasan utama para pendaki.

tanjakan cinta semeru

Salah satu gunung yang menjadi favorit di kalangan pendaki   adalah Gunung Semeru. Setiap tahun, ribuan pendaki mendatangi gunung ini untuk bisa mencapai puncak tertingginya Mahameru dan hampir setiap tahun juga selalu ada korban baik terluka dan meninggal dunia.

Baca Selengkapnya

Agen 338a
Agen Bola Terbesar
Agen Maxbet

Karena termasuk aktivitas outdoor yang memiliki potensi bahaya tinggi. Maka sebelum melakukan pendakian, diperlukan persiapan yang matang dan perlengkapan yang selengkap mungkin. Berikut ini tips mendaki gunung Semeru yang pernah saya lakukan, sebagai pendaki pemula ketika mendaki gunung semeru beberapa waktu lalu.

  1. Persiapkan peralatan mendaki  meliputi :
    • Tas gunung (sebaiknya pilih tas gunung yang ringan dan nyaman, usahakan beli tas yang bermerek, seperti Deuter, meskipun agak mahal tapi sangat nyaman  saat dipakai untuk mendaki).
    • Sepatu gunung atau sendal gunung? lebih baik menggunakan sepatu gunung saat mendaki gunung Semeru, karena sepatu bisa melindungi kaki secara keseluruhan dibandingkan dengan sendal. Selain itu, saat mendaki ke puncak mahameru, sepatu juga akan melindungi kaki dari pasir dan batu.
    • Jaket gunung, pilih jaket gunung yang mampu melindungi tubuh dari dingin/angin, mampu menyimpan panas, sehingga terhindar dari hipotermia.
    • Baju dan celana gunung, usahakan yang berbahan ringan tapi mampu mempertahankan panas tubuh dan anti angin.
    • Kaos kaki panjang, menjadi salah satu yang sering dilupakan padahal fungsi kaos kaki cukup penting untuk menjaga kaki tetap hangat. Bawa beberapa pasang kaos kaki untuk saat perjalanan dan saat tidur.
    • Sleeping Bag, pilihlah sleeping bag yang mampu menahan dingin sekitar 0 derajat celcius.
    • Mantel / jas hujan untuk persiapan jika terjadi hujan
    • Sarung tangan
    • Penutup kepala, usahakan bukan hanya topi tapi yang bisa melindungi seluruh kepala, sangat berguna ketika pendakian ke puncak mahameru
    • Kacamata untuk melindungi mata dari debu
    • Masker
    • Tongkat gunung, sangat membantu ketika mendaki ke puncak
    • Gaiter, penghalang pasir untuk sepatu
    • Tas kecil untuk membawa botol air minum saat naik ke puncak Semeru dan makanan seperti cokelat dan madu.
    • Tisu basah untuk membersihkan diri.
    • Tenda dan alat masak, biasanya jika kita naik menggunakan porter, kita tidak perlu repot membawa.
    • Obat pribadi dan P3K
    • Makanan cepat saji yang menambah energi  seperi coklat, sosis, madu
    • Lampu senter, sebaiknya yang model untuk di kepala, minimal bawa dua
    • Tabung oksigen ukuran kecil
    • Korek api
    • Pisau
    • Botol air minum
    • Tas plastik sampah, untuk menampung sampah kita.
  2. Latihan   fisik setiap hari, minimal sebulan sebelum mendaki semeru. Bisa dengan lari atau jalan kaki, minimal selama 1 jam.
  3. Cari infomasi tentang bahaya dan penanganan hipotermia
  4. Cari informasi tentang apa yang harus dilakukan jika tersesat di gunung
  5. Cari informasi tentang jalur pendakian yang akan dilalui. Di Semeru, jalur pendakian yang paling berbahaya adalah jalur dari kalimati menuju puncak. Oleh karena itu, pendakian ke puncak dilarang oleh pengelola gunung Semeru.
  6. Jika memaksakan diri untuk tetap mendaki ke puncak Mahameru, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan :
    • PENDAKIAN KE PUNCAK MAHAMERU MERUPAKAN KEGIATAN ILEGAL  karena sebenarnya dilarang. Jadi apapun resikonya, kita sendiri yang menanggungnya.
    • Selalu ingat bahwa gunung Semeru merupakan gunung yang masih aktif sehingga banyak hal berbahaya.
    • Pendakian ke puncak selalu dimulai saat tengah malam, dan dihentikan ketika pagi hari karena bahaya dari gas beracun.
    • Sebaiknya saat di Kalimati gunakan waktu tunggu sebelum pendakian ke puncak untuk tidur, sehingga bisa memulihkan tenaga.
    • Bawa air minum yang cukup, usahakan minimal 2 liter air. Pengalaman saya, waktu mendaki ke puncak membawa 1,5 liter masih kurang.
    • Bawa makanan yang cepat memulihkan tenaga, seperti madu, cokelat.
    • Selalu waspada dengan jalur puncak Mahameru. Selain kondisi lingkungan yang mudah berubah seperti angin,  jalur yang curam dan jalur pasir , berbatu  selalu mudah untuk longsor.
    • Jika melihat batu jatuh, selalu berteriak untuk mengingatkan pendaki lain yang berada dibawah kita.
    • Jika istirahat, usahakan menghadap ke atas, supaya tetap waspada ketika ada batu yang jatuh.
    • Batas pendakian kurang dari jam 10 pagi, meskipun tergantung dari kondisi angin yang menghembuskan gas beracun.
    • Selalu utamakan keselamatan “Puncak bukan segalanya” , jika fisik sudah tidak sanggup, kondisi lingkungan semakin berbahaya, JANGAN DIPAKSAKAN, lebih baik untuk kembali turun.
    • Sebelum mendaki, sebaiknya selalu berdoa.  Pendakian ke puncak Mahameru selalu berbahaya bagi siapapun, baik untuk pendaki yang berpengalaman ataupun yang baru.

Semoga sedikit tips standar mendaki gunung Semeru bagi pemula ini bisa membantu dan membuat pendakian lebih aman. Selain itu, janga lupa untuk  SELALU MENJAGA KEBERSIHAN GUNUNG DAN MENJAGA KELESTARIAN ALAM.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*